Asyiknya Olahraga Wall-Climbing

serunya wall climbing

Pada dasarnya olahraga wall-climbing termasuk dalam tipe olahraga ketangkasan. Artinya Anda diharapkan bisa melalui rintangan yang ada, dalam hal ini berbentuk tembok. Letak keseruan dari olahraga ini adalah bagaimana Anda bisa mencoba melawan gravitasi dengan cara menaiki tembok. Dan jika sudah sampai puncak, tentunya akan ada kepuasan tersendiri yang Anda dapatkan.

Selama proses menaiki tembok, Anda tidak hanya mengandalkan kekuatan tangan dan kaki Anda saja. Anda juga harus memiliki semacam strategi dan juga kejelian. Anda tidak bisa berharap dapat mencapai puncak tanpa memiliki rencana yang baik.

Sebagai contoh, Anda harus tahu titik panjat mana yang sebaiknya Anda genggam untuk lebih mudah mengangkat badan Anda ke atas. Salah mengambil titik panjat bisa membuat Anda terlalu cepat kehabisan energi dan gagal sampai ke puncak. Atau malah genggaman Anda bisa tergelincir yang membuat Anda akan jatuh ke bawah. Inilah mengapa koordinasi antara pikiran, tangan, kaki, dan juga pemetaan medan sangatlah penting dalam olahraga wall-climbing.

Tidak hanya itu saja, olahraga ini juga sangat baik untuk melatih otot-otot Anda. Bisa dibilang, Anda tidak perlu pergi ke gym jika ingin tangan yang kuat. Olahraga ini bisa memberikannya pada Anda asalkan Anda menekuninya. Dan satu lagi, ketika Anda sedang melakukan wall-climbing, adrenalin Anda akan terpacu. Inilah mengapa Anda biasanya akan merasa deg-degan, sedikit rasa takut, dan rasa penasaran yang tinggi. Makanya sangatlah wajar jika orang yang berhasil menaklukkan sebuah tembok dengan cara wall-climbing akan merasa sangat senang.

Bagaimana Memulai Wall-Climbing?

pemandu wall climbing

Bagi para pemula yang tertarik untuk memulai wall-climbing, Anda perlu tahu bahwa olahraga ini tidak bisa langsung dilakukan begitu saja. Ada berbagai persiapan yang harus Anda lakukan. Dan ingat juga bahwa Anda sangat tidak disarankan untuk melakukan wall-climbing tanpa adanya alat bantu. Sebagai tambahan, sebaiknya

Anda juga melakukan wall-climbing bersama orang lain yang nantinya akan bertugas sebagai bilayer. Bilayer adalah orang yang tugasnya memegangi tali pengaman Anda sehingga jika Anda terjatuh, bilayer bisa menahan laju jatuh Anda agar tidak terhempas ke tanah. Tentunya ketika Anda sedang melakukan wall-climbing, Anda harus memastikan bilayer sudah berada dalam posisi siap.

Ada satu tips lagi untuk memulai wall-climbing. Khusus bagi pemula, ada baiknya Anda melakukan wall-climbing dengan bantuan instruktur. Olahraga ini memang terbilang aman asalkan dilakukan dengan menggunakan peralatan dan perlengkapan yang memadai. Akan tetapi akan lebih baik lagi jika ada instruktur yang mengarahkan Anda agar semuanya bisa lebih aman dan Anda bisa lebih menikmati olahraga ini.

Tidak sulit untuk bisa menemukan instruktur olahraga wall-climbing. Anda bisa bergabung dengan komunitas-komunitas wall-climbing yang biasanya cukup mudah ditemukan. Instruktur tersebut tidak melulu harus memiliki sertifikat atau lisensi. Orang yang sudah lebih berpengalaman dalam wall-climbing bisa Anda jadikan instruktur. Dan sebaiknya, ketika akan memulai wall-climbing, lakukan pemanasan secukupnya agar Anda tidak mengalami kram saat memanjat nantinya.

bilayer pada wall clambing

Selanjutnya, Anda juga harus tahu dan memahami kegunaan berbagai macam perlengkapan dalam wall-climbing. Sebagai contoh, Anda harus tahu apa itu carmantel, yaitu tali yang digunakan khusus untuk memanjat. Biasanya panjangnya minimal 50 meter. Kemudian ada juga harness atau biasa disebut webbing juga yang merupakan celana khusus untuk kegiatan memanjat. Carabiner dalam berbagai bentuk juga sangat diperlukan dalam olahraga ini yang berfungsi untuk pengunci posisi Anda dan juga berfungsi sebagai pengaman. Dan masih banyak lagi peralatan lainnya.